Tampilkan postingan dengan label menurunkan berat badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menurunkan berat badan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2019

MENGAPA HARUS MENURUNKAN BADAN DENGAN NUTRISHAKE

NURUNIN BERAT BADAN KENAPA HARUS MINUM NUTRISHAKE???

NUTRISHAKE itu👇👇👇

Formulasinya rendah GI untuk mengurangi keinginan mengkonsumsi makanan yang manis, mempertahankan energi dan fokus.


Makanan yang kaya karbohidrat dapat dikualifikasikan sebagai makanan dengan glikemik tinggi, sedang atau rendah. Makanan dengan kandungan glikemik di bawah 55 dianggap rendah, sedangkan NutriShake memiliki indeks glikemik 28. Makanan dan minuman dengan kandungan glikemik tinggi dianggap tidak sehat karena gulanya memasuki aliran darah dengan cepat dan memaksa produksi insulin yg tinggi untuk memungkinkan penyerapan oleh lemak dan sel otot. 

Tingkat insulin yang tinggi akan menyebabkan kenaikan berat badan. Contoh karbohidrat sederhana dengan efek ini adalah makanan berwarna putih atau berasa manis – makanan yang terbuat dari tepung putih, gula serta semua kue dan permen


Ingin Produk Luar biasa ini? 

Hubungi : Santy Marlina (Lina) 
SMS/WA : 081219992862
PIN : 546D27CF

Senin, 29 Mei 2017

MAKAN BESAR,BERAT BADAN BISA TURUN

Salah satu tantangan terbesar dalam diet adalah ketika kita mendapatkan undangan makan besar, baik itu pesta pernikahan, pesta ulang tahun, atau sekedar makan malam bersama kolega atau keluarga. Berat badan yang sudah dijaga dengan susah payah bisa-bisa hancur dalam sekejap. Kamu pasti akan jengkel ketika sedang berusaha untuk menurunkan berat badan namun mendapatkan undangan makan besar.

Tapi, kamu tak perlu khawatir ladies. Kamu masih bisa menikmati undangan makan besarmu, asalkan kamu melakukan 6 hal ini sebelumnya!

1. Jangan Menahan Lapar Sebelum Makan Besar


Ketika kamu kelaparan, metabolism tubuhmu akan menurun. Sehingga kelebihan kalori dari makan besar tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak. Untuk menghindari hal tersebut, tak perlu menahan lapar hingga makan besar. Makanlah seperti biasanya. Atau setidaknya makan camilan sehat, seperti kacang atau yogurt untuk memastikan metabolismemu tetap berjalan normal.

2. Minum Segelas Air


Rata-rata perut kita mampu menampung satu liter makanan dan cairan. Dengan minum satu atau dua gelas air putih sebelum makan besar, kamu masih menyediakan ruang di perutmu untuk bisa menikmati makan besar, dan sekaligus mencegah makan berlebihan karena sebagian perutmu sudah terisi dengan air.

3. Gosok Gigi


Minum teh peppermint, menghirup aroma minyak peppermint, atau bahkan gosok gigi menggunakan pasta gigi peppermint dapat mencegah keinginan makan yang berlebihan. Beberapa studi sudah membuktikan bahwa aroma peppermint yang cukup kuat merupakan bahan alami yang bisa mengurangi nafsu makan. Namun jangan sampai mengunyah permen karet meskipun beraroma peppermint, karena aktifitas mengunyah bisa menstimulasi rasa lapar dengan melepaskan enzim amylase pada air liur.

4. Makan Apel


Makan apel berukuran medium 15 menit sebelum makan besar juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi kalori yang sudah kamu konsumsi selama makan besar hingga 15%. Hal itu karena kandungan serat yang sangat tinggi yang dimiliki apel.

5. Olahraga


Berolahraga di hari ketika kamu mendapat undangan makan besar bisa juga mengurangi nafsu makanmu, yaitu dengan menekan hormon lapar. Semakin berat olahraga, semakin banyak rasa lapar yang akan berkurang. Bahkan meskipun latihan tersebut hanya sebentar saja. Ada studi yang membuktikan bahwa berolahraga sebelum makan juga dapat mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi hingga sepertiganya.

6. Cukup Tidur


Apa hubungan tidur dengan makan besar? Cukup atau tidaknya kamu tidur semalam sebelum makan besar ternyata juga berpengaruh pada bisa tidaknya kamu nanti mengendalikan nafsu makanmu. Kurang tidur akan mempengaruhi hormon ghrelin dan leptin, yang bertanggung jawab terhadap nafsu makan kita. Akibatnya, keinginan kita untuk makan makanan yang tidak sehat semakin besar. Jadi, pastikan kamu tidur setidaknya 7 jam di malam sebelum makan besar.

7. Puaskan dengan Makan Makanan Manis


Jika ketika makan besar, ada menu-menu manis pastinya kamu merasa ingin mencicipinya meskipun bertentangan dietmu kan? Sebenarnya kamu tidak perlu menahan-nahan hasratmu untuk makan makanan manis tersebut karena malah akan membuatmu kalap nantinya. Sebaiknya cicipi saja es krim ataupun kue yang ada. Lebih baik jika sebaiknya kamu mengonsumsi frozen yoghut. Namun, perhatikan juga dengan porsi yang kamu konsumsi ya.

8. Bawalah Camilan Gandum Sendiri


Jika kamu takut tidak bisa mengontrol konsumsi makanan manismu ketika makan besar, tidak ada salahnya jika kamu membawa camilan gandum yang kaya akan serat untuk menurunkan berat badanmu. Memang rasanya aneh ketika sedang makan besar, namun kamu membawa camilan sendiri. Tetap jelaskan kepada rekan kerjamu atau orang yang mengundangmu untuk makan besar bahwa kamu sedang diet ya.

Kini, tak perlu risau berat badan akan bertambah usai makan besar. Jangan lupa untuk sering olahraga setiap hari dengan rutin agar tidak hanya berat badanmu yang turun, namun badanmu juga menjadi kencang ya, ladies! Selamat mencobanya!

Sumber:
Berlinawati,santy."8 Tips menurunkan berat badan meskipun makan besar."https://kawaiibeautyjapan.com/article/4284/8-tips-menurunkan-berat-badan-meskipun-makan-besar/1?utm_source=mp-nav&utm_medium=button&utm_campaign=new-website#content (Diakses 30 mei 2017)
Ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 23 Mei 2017

6 MAKANAN BERLEMAK UNTUK TURUNKAN BADAN

Pada saat diet, kita cenderung menghindari makanan berlemak. Namun, apakah kamu tahu jika tak semua jenis lemak itu buruk bagi berat badanmu?


Lemak sering dijadikan kambing hitam ketika berat badan kita naik. Padahal banyak faktor yang bisa membuatmu semakin gemuk. Apalagi, ada beberapa jenis lemak yang tak semuanya menjadi sebab naiknya berat badan. Jenis lemak yang bisa menambah berat badan adalah jenis lemak trans. Lemak yang lainnya justru bisa membawa manfaat bagi kesehatan dan dapat membantumu menurunkan berat badan. Seperti halnya lemak yang terkandung dalam 6 makanan berlemak ini.

Kacang


Kacang memang sarat akan kalori. 1 porsi kacang berisi 18 butir rata-rata mengandung 170 kalori. Namun, studi menunjukkan jika orang yang mengkonsumsi lebih banyak kacang ternyata memiliki Body Mass Index (BMI) lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak. Meski hal ini tidak serta merta menjadi bukti bahwa kacang bisa membuatmu langsing, namun para ilmuwan percaya bahwa makan kacang dapat meningkatkan pembakaran kalori tubuh ketika beristirahat. Selain itu, kacang juga membuatmu kenyang lebih lama sehingga kamu tidak akan memasukkan lebih banyak kalori.

Alpukat


Buah lezat yang satu ini juga kaya akan lemak sehat, serat dan vitamin yang sangat bermanfaat sekali bagi pelaku diet. Penelitian bahkan menunjukkan jika orang-orang dengan kelebihan berat badan yang mengkonsumsi ½ buah alpukat ketika makan siang merasa kenyang hingga 5 jam kemudian.

Minyak Kelapa


Ada sebuah penelitian yang menunjukkan jika menelan minyak kelapa bisa meningkatkan metabolisme energi seseorang dan membakar kelebihan kalori sebanyak 120 kalori setiap harinya. Kalau tujuanmu adalah mengurangi jumlah kalori yang kamu konsumsi, gunakan saja minyak kelapa untuk memasak.

Kuning Telur


Kebalikan dari mitos-mitos yang beredar, telur sebenarnya tidak akan menaikkan kolesterol jahat di dalam tubuhmu atau memicu serangan jantung. Hal ini didasarkan pada studi yang dilakukan baru-baru ini, dengan cara membandingkan diet rendah telur dan diet kaya telur. Telur ternyata mampu membuatmu kenyang lebih lama dan mencegahmu makan berlebihan.

Daging Sapi yang Diberi Makan Rumput


Kebanyakan ahli setuju jika kamu bisa menurunkan berat badanmu dengan mengurangi asupan kalori, tak peduli apakah kamu bertahan dengan mengkonsumsi makanan-makanan diet atau tetap mengkonsumsi makanan-makanan favoritmu, seperti daging sapi. Daging sapi yang diberi makan rumput ternyata memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih sedikit, serta dapat memberimu lemak omega-3.

Keju Full-Fat


Kalau selama ini kamu mengira jika keju dan produk olahan susu lainnya bisa membuatmu gemuk, beberapa studi baru-baru ini menyatakan bahwa mereka yang mengurangi asupan kalori sembari menambah konsumsi produk olahan susu full-fat ternyata bisa lebih cepat menurunkan berat badan dibandingkan orang-orang yang hanya mengurangi asupan kalorinya saja. Teori menyebutkan jika protein dari produk olahan susu full-fat tersebut sangat mengenyangkan dan kandungan kalsium yang terikat pada asam lemaknya bisa menurunkan penyerapan lemak.  
Itu dia ladies, makanan mengandung lemak yang justru dapat menurunkan berat badanmu. Selain makanan, tentu saja berat badanmu juga tergantung dari seberapa banyak aktivitas fisik yang kamu lakukan. Jadi, jangan lupa mengimbanginya dengan olahraga ya.
Sumber:
Berlinawati,santy."6 Makanan berlemak yang justru bisa membantumu menurunkan berat badan."https://kawaiibeautyjapan.com/article/3023/6-makanan-berlemak-yang-justru-bisa-membantumu-menurunkan-berat-badan (Diakses 24 mei 2017)

Ingin hidup sehat


Hubungi:
  

Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 18 April 2017

17 JENIS MAKANAN PENGGEMPUR LEMAK



Namanya juga diet, harus tahan selera untuk menikmati makanan enak. Tapi, semua makanan enak mesti dihindari? Faktanya, banyak pilihan makanan lezat yang justru menjadi teman baik saat diet. Bahkan kandungannya bisa bikin angka timbangan berat badan bergeser ke kiri. 

Simak saja 17 jenis makanan enak penggempur lemak.



1. Kacang Almond : Kandungan magnesiumnya yang tinggi meningkatkan kualitas tidur yang diperlukan dalam diet.



2. Gandum: Tinggi kandungan seratnya, lama dicerna, serta meningkatkan proses metabolisme.



3. Chia& Quinoa: Tinggi kandungan protein asam amino yang sangat baik dalam menghancurkan lemak


4. Apel: Nutrisinya lengkap dan kaya akan serat. Sehingga kita bisa merasa kenyang lebih lama ketika mengonsumsinya.


5. Avokad: Kaya akan serat dan nutrisi, ia juga mengandung asam lemak tak jenuh yang bisa membakar lemak di perut dengan mudah. 


6. Timun: Sangat rendah kalori, hanya mengandung sekitar 45 kalori, sekitar 96% kandungan timun adalah air.



7. Semangka: Bermanfaat untuk membuang kelebihan sodium dalam tubuh, serta kaya vitamin C



8. Ceri: Mengaktifkan produksi hormon melatonin. Juga memiliki kekuatan super antioksidan untuk menangkal radikal bebas.



9. Tomat dan blewah: Kaya serat, banyak pula mengandung vitamin. Tomat mengandung senyawa 9- oxo-ODA yang sangat jitu menghancurkan lemak




10. Anggur: Mengaktifkan hormon pembakar lemak. Rasa asam pada buah ini meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar karbohidrat dan melancarkan proses metabolisme




11. Blueberry: Mengandung antioksidan yang bernama polyphenol dan resveratrol, yang bisa menghancurkan lemak




12. Brokoli dan bayam: Tidak hanya sehat karena kandungan mineral dan vitamin, kedua sayur ini bisa bikin kenyang lebih lama. Kalori dan karbohidratnya rendah, tapi kaya serat.




13. Asparagus: Sayuran ini mengandung diuretik alami sehingga kandungan air berlebih pada tubuh dapat dibuang. Asparagus juga pas untuk detoks




14. Jamur kancing: Bermanfaat dalam pengaturan kadar gula darah




15. Tuna dan salmon: Banyak mengandung asam lemak tak jenuh dan omega-3 yang dapat membantu pembentukan otot dan pembakaran lemak.




16. Dada ayam/kalkun: Berbeda dari bagian tubuh lainnya, dada ayam/kalkun biasanya lebih kaya akan protein dan lebih rendah lemak




17. Susu dan kedelai: Kaya kalsium. Faktanya, setiap 100mg konsumsi kalsium perhari, mengurangi satu inci lemak intra abdominal yang terselip di organ dalam tubuh

Sumber:

Prasetyo,herry."Mau kurus inilah 17 makanan penggempur lemak."http://intisari.grid.id/index.php/Wellness/Healthy-Food/Mau-Kurus-Ini-Lo-17-Jenis-Makanan-Enak-Penggempur-Lemak (Diakses 19 April 2017)

Ingin hidup sehat



Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin :546D27CF
SMS : 081219992862

CARA PRAKTIS CEGAH KEGEMUKAN

Kebiasaan makan juga berpengaruh pada lingkar pinggang. Sejak lama para ahli menyarankan agar kita mengunyah makanan pelan-pelan agar tidak makan secara berlebihan.

Menurut ajaran Ayurveda, sekolah kesehatan yang ditemukan di India sekitar 7000 tahun lalu, makan secara perlahan dianggap penting bagi pencernaan yang sehat dan juga membantu organ pencernaan memilah komponen yang tidak diperlukan tubuh.

Ada juga saran agar kita mengunyah makanan sampai 30 kali sebelum menelan. Disebutkan bahwa dengan mengunyah pelan bisa membantu tubuh mendapatkan nutrisi terbaik dalam makanan.



Meski begitu, menurut penelitian, dari segi nutrisi sebenarnya tak ada bedanya antara mengunyah pelan-pelan dengan yang buru-buru menelan.
Sistem pencernaan kita dianggap sudah cukup cerdas untuk memecah makanan dan menyerap nutrisinya.
Walau demikian, makan secara perlahan memang terbukti bisa mengontrol nafsu makan. Pada akhirnya berat badan pun gampang melonjak.

Penelitian terbaru menyebutkan, mengunyah perlahan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar tubuh selama proses pencernaan.

Angkanya sekitar 10 ekstra kalori untuk setiap 300 kalori yang diasup. Dalam sebulan, kira-kira tambahan kalori yang bisa dibakar mencapai 2000.

Menurut studi yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition, orang yang obesitas cenderung mengunyah lebih sedikit.




Ketika mereka menambah durasi mengunyah, ternyata kadar hormon yang terkait rasa kenyang dan kepuasan meningkat.
Tindakan sederhana seperti mengunyah makanan dengan perlahan ternyata memang bisa mengendalikan nafsu makan.

"Makan dengan pelan juga membantu kita makan secara sadar dan lebih peka pada sinyal kenyang dari tubuh," kata Meena Shah, profesor nutrisi dari Texas Christian University.

Penelitian selama 8 tahun juga menunjukkan, mereka yang makan dengan pelan berhasil menurunkan berat badannya lebih banyak dibanding orang yang terbiasa makan cepat-cepat.

Walau begitu, cara mengunyah merupakan salah satu faktor saja yang berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Pemilihan jenis makanan dan porsi juga tak kalah pentingnya. Tapi, tak ada salahnya untuk mulai menikmati makanan yang terhidang secara perlahan-lahan.

Sumber:

Sulaeman,ade."Ingin cegah kegemukan?Mudah!Kunyahlah makanan secara perlahan."http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Ingin-Cegah-Kegemukan-Mudah-Kunyahlah-Makanan-Secara-Perlahan?page=3 (Diakses 19 April 2017)

Ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

MITOS ATAU FAKTA TAK MAKAN NASI BISA KURUS



Memiliki badan yang ideal adalah dambaan semua  insan, laki dan perempuan. Tubuh yang langsing dikabarkan dapat menunjang kecantikan dan kepercayaan diri.
Berbagai macam cara dilakukan untuk menurunkan berat badan, salah satunya dengan mengurangi porsi makan nasi.
Kita tahu, nasi merupakan sumber karbohidrat yang menghasilkan energi untuk beraktifitas sehari-hari. Sebagai orang Indonesia, nasi menjadi makanan penting dan makanan yang wajib dikonsumsi.
Meski demikian, demi alasan kecantikan dan menurunkan berat badan, orang-orang berbondong-bondong mengurangi porsi makan nasinya; apakah fakta atau mitos belaka?
Kandungan karbohidat di dalam nasi merupakan zat tenaga, maka nutrisi yang terkandung di dalam nasi berguna untuk tubuh kita untuk melakukan aktifitas fisik. Maka jika kita mengurangi nasi untuk menurunkan berat badan hal ini hanyalah mitos.
Karena saat kita mengurangi asupan karbohidrat, kita bisa menjadi lemas dan tak bertenaga sepanjang hari. Maka tak ada keharusan untuk mengurangi asupan nasi jika ingin menurunkan berat badan.

Menurut nutrisionis Jansen Ongko, MSc.RD, mengurangi nasi untuk menurunkan berat badan sama sekali tidak benar. Menurutnya, penyebab obesitas bukanlah nasi, melainkan karena kelebihan asupan kalori harian baik dari karbohidrat, lemak, protein, atau kombinasi seluruh makanan lain.

Saat kita ingin mengurangi nasi, boleh saja asalkan kita telah mengkonsumsi asupan karbohidrat lainnya. Seperti buah-buahan, kentang, ubi, pasta, dan lainnya.
“Bisa juga ketika kita kesulitan mengontrol porsi makan kita akibat tingginya nafsu makan, sehingga nasi kita campurkan dengan lauk pauk yang banyak, hal inilah yang dapat memicu obesitas,” imbuh Jansen.

Maka mitos ini sebaiknya tidak terlalu kita jadikan pacuan, namun saat kita tak beraktifitas nasi menjadi salah satu hal yang perlu kita kurangkan. Karena sumber tenaga yang seharusnya keluar menjadi tidak keluar, dan dapat menimbun lemak di dalam tubuh.

Sumber:

Asyad,moh.habib."Mengurangi makan nasi dapat menurunkan berat badan,mitos atau fakta."http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Mengurangi-Makan-Nasi-Dapat-Menurunkan-Berat-Badan-Mitos-Atau-Fakta?platform=hootsuite (Diakses 19 april 2017)


Ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin :546D27CF
SMS : 081219992862

Senin, 17 April 2017

CARA MENURUNKAN BERAT BADAN DI BULAN PUASA


Banyak orang berharap bisa menurunkan berat badannya dengan berpuasa di bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan saat berpuasa, kita harus menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam setiap hari. Mulut pun tetap harus sabar meski perut keroncongan. Namun alih-alih turun, angka timbangan tak jarang justru bergerak ke arah kanan.

Jika hal ini juga terjadi pada Anda, cobalah tengok kembali ke belakang dan lihat apa saja yang sudah Anda lakukan selama Ramadhan ini. Mungkin saja ada beberapa kebiasaan yang tampaknya sepele namun ikut menyumbang pertambahan berat badan Anda. Ingat bahwa kunci untuk menurunkan berat badan adalah konsistensi untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk dan mengatur pola makan.


Berikut ini beberapa tips dan cara menurunkan berat badan di bulan puasa Ramadhan yang bisa Anda ikuti:

Jangan lewatkan sahur

Tak perlu melewatkan waktu sahur meski Anda ingin menurunkan berat badan. Sahur justru dapat membantu Anda mengontrol diri agar tidak makan berlebihan saat berbuka.
Pastikan untuk memilih menu makan sehat dan seimbang serta mengurangi makanan yang digoreng dan berlemak. Pilih juga karbohidrat kompleks dan makanan berserat untuk menunda rasa lapar.
Makan secara perlahan dengan porsi wajar



Mengakhirkan waktu sahur memang disunnahkan, namun bukan berarti Anda harus makan terburu-buru menjelang adzan Subuh berkumandang. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna oleh perut dan bisa mengakibatkan gangguan pencernaan. Hindari juga makan berlebihan seakan-akan Anda tidak akan makan lagi selamanya.

Cobalah untuk bangun lebih awal dan menikmati waktu sahur Anda bersama keluarga. Kunyah makanan secara perlahan agar otak bisa memiliki waktu untuk menyadari saat perut sudah kenyang dan berhenti makan. Beri sedikit ruangan untuk perut agar tetap bisa bernafas.
Hindari tidur lagi setelah sahur



Bangun di pagi buta untuk sahur memang cukup berat bagi Anda yang tidak terbiasa. Namun, sebisa mungkin tahan keinginan untuk langsung tidur setelah sahur. Cara ini bisa membuat lemak lebih mudah tertimbun dan menaikkan asam lambung, Anda pun berisiko kelewatan solat Subuh.


Lebih baik, lakukan olahraga ringan untuk menurunkan perut dan menunggu waktu adzan. Anda bisa mengganti waktu tidur yang hilang dengan naik kasur lebih cepat di malam hari. Anda pun bisa sekaligus menghilangkan kebiasaan bergadang yang mungkin sering dilakukan di luar bulan Ramadhan.
Jaga tubuh tetap terhidrasi



Mencukupi kebutuhan cairan tak hanya membuat Anda terhindar dari dehidrasi di siang hari, namun juga membantu mengontrol keinginan untuk makanan manis setelah berbuka. Usahakan untuk selalu minum 2 gelas air saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas dari makan malam hingga menjelang tidur.


Kendalikan diri saat berbuka



Waktu berbuka merupakan saat yang paling krusial untuk diperhatikan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Puasa bukanlah suatu kesalahan, jadi tak perlu Anda melakukan “balas dendam” dengan memasukkan semua makanan yang Anda inginkan ke perut.

Cobalah untuk mengikuti anjuran Rasulullah untuk berbuka dengan beberapa butir kurma dan air putih. Mungkin Anda akan terkejut menyadari bahwa Anda sebenarnya tidak terlalu lapar. Anda bisa mengendalikan makanan selanjutnya dan perut pun dapat mencerna lebih baik.
Tahan keinginan untuk makan makanan manis



Selama berpuasa, kadar gula darah menurun sehingga Anda biasanya ingin makanan manis setelah berbuka. Padahal, terlalu banyak makanan manis bisa membuat nafsu makan tak terkontrol. Jika Anda belum bisa menyingkirkan biskuit coklat dan es krim sepenuhnya, akali dengan mengkonsumsi beberapa potong buah sebelum memakannya. Gula alami dari buah akan membantu menekan nafsu makan Anda dengan cara sehat.

Atur porsi makan malam



Terlalu banyak makan setelah berbuka puasa tak hanya bisa menyebabkan gangguan pencernaan, tapi juga menambah berat badan. Anda dapat membagi makan malam ke porsi yang lebih kecil menjadi sebelum dan sesudah tarawih.

Makan secara bertahap akan memberikan waktu ke otak untuk mengirim sinyal kenyang ke perut. Anda juga bisa mengkonsumsi semangkuk salad buah dan sayur sebelum makan malam untuk mengendalikan nafsu makan.
Perbanyak sayur dan buah di meja makan



Sediakan selalu buah dan sayuran segar sebagai camilan dan lalapan. Anda juga bisa mengolahnya menjadi jus atau smoothie. Banyak keuntungan yang ditawarkan dengan memperbanyak konsumsi keduanya di bulan Ramadhan.

Selain memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan; sayur dan buah mengandung banyak cairan dan serat sehingga menghindarkan Anda dari dehidrasi dan mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Tetap aktif bergerak dan berolahraga



Meski lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tetap aktif bergerak dan berolahraga merupakan salah satu cara menurunkan berat badan di bulan Ramadhan yang paling manjur. Ingat bahwa tubuh lebih cepat membakar lemak saat perut kosong. Jadi di sore hari sebelum berbuka, lakukan olahraga ringan seperti jalan-jalan atau sekedar membersihkan rumah bersama keluarga.

Hindari berolahraga di siang hari saat matahari sedang bersinar terik dan olahraga yang terlalu menguras tenaga.
Dengan tips-tips di atas, Anda bisa menjalankan ibadah puasa dengan sehat dan seimbang, sekaligus menurunkan berat badan Anda. Selamat berpuasa.

Sumber:
"Cara menurunkan berat badan di bulan puasa."https://www.webkesehatan.com/cara-menurunkan-berat-badan-di-bulan-puasa/" (Diakses 18 april 2017)
Ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 53DA2103
SMS : 081219992862