Tampilkan postingan dengan label kegemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegemukan. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2018

BERUNTUNGNYA ORANG GEMUK TERLINDUNG DARI 4 PENYAKIT INI

Penyakit jantung, diabetes, kanker, atau sulit hamil. Rasanya tak ada gangguan kesehatan yang tidak terkait dengan kegemukan.

Tetapi sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang gemuk bisa berumur lebih panjang dibanding orang yang beratnya normal, salah satunya karena tubuhnya terlindung dari penyakit-penyakit ini.Para ilmuwan menyebut kondisi itu sebagai paradoks obesitas.

"Secara umum obesitas memiliki risiko kematian lebih besar," kata Dr.Pierluigi Costanzo, ahli kardiologi dari Inggris.

Costanzo pernah mempublikasikan studinya di Annals of Internal Medicine yang menemukan bahwa di antara pasien diabetes melitus, mereka yang kegemukan justru hidup lebih lama dibanding yang beratnya normal.


Studi lain di tahun 2012 juga menyimpulkan bahwa berat badan berlebih bukan berarti vonis kematian.Selama 6 tahun masa penelitian, tidak ada perbedaan risiko kematian antara orang yang kegemukan dan yang badannya normal.

Meski demikian, paradoks obesitas tidak berarti kita bebas menambah angka timbangan tanpa perlu khawatir pada kesehatan.Kondisi tersebut bisa diartikan, jika kita sudah menderita suatu penyakit, maka kelebihan berat badan mungkin adalah salah satu keuntungan lebih.

- Jika menderita diabetes melitus


Costanzo menekankan bahwa hasil penelitian itu hanya berlaku untuk mereka yang sudah menderita diabetes tipe 2 (melitus), bukan setiap orang dengan kelebihan lemak di perut.Ia menduga bahwa mungkin ada sesuatu yang unik pada penderita diabetes tipe 2 yang berat badannya normal, misalnya faktor genetik, yang membuat penyakit ini lebih beresiko bagi mereka.

- Jika menderita gangguan jantung


Pasien gagal jantung yang kegemukan dan obesitas ternyata memiliki risiko kematian lebih rendah.

"Dengan munculnya berbagai penyakit, kebutuhan energi meningkat. Mereka yang kegemukan kemungkinan memiliki cadangan dan lebih bisa beradaptasi dengan proses penyakit," kata Dr.Gregg Fonarow.

- Jika takut sakit kanker payudara sebelum menopause



Pengaruh berat badan pada kanker payudara terus berubah. Sebelum menopause, sebagian studi menunjukkan ada penurunan risiko kanker ini pada wanita yang obesitas.Tapi setelah menopause kegemukan justru meningkatkan risikonya.Hal ini kemungkinan terkait dengan estrogen. Obesitas sebelum menopause bisa mengganggu keseimbangan hormonal yang menyebabkan gangguan pelepasan sel telur.Tidak ada sel telur berarti estrogen lebih sedikit, atau lebih sedikit "bahan bakar" untuk pertumbuhan sel kanker payudara.Lemak tubuh juga memproduksi estrogen sendiri, dan setelah menopause, kelebihan lemak memicu tumor yang responsif pada estrogen.

- Penyakit tulang


Estrogen yang diproduksi oleh lemak tubuh ternyata juga melindungi tubuh dari kehilangan massa tulang sehingga risiko osteoporosis juga lebih rendah dibanding wanita yang kurus.


Sumber:

Asyhad,moh.habib."Gemuk tak slalu buruk,buktinya ia bisa melindungi tubuh kita dari 4 penyakit ini."http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Gemuk-Tak-Selalu-Buruk-Buktinya-Ia-Bisa-Melindungi-Tubuh-Kita-Dari-4-Penyakit-Ini?page=all (Diakses 20 Maret 2018)


Ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 18 April 2017

CARA PRAKTIS CEGAH KEGEMUKAN

Kebiasaan makan juga berpengaruh pada lingkar pinggang. Sejak lama para ahli menyarankan agar kita mengunyah makanan pelan-pelan agar tidak makan secara berlebihan.

Menurut ajaran Ayurveda, sekolah kesehatan yang ditemukan di India sekitar 7000 tahun lalu, makan secara perlahan dianggap penting bagi pencernaan yang sehat dan juga membantu organ pencernaan memilah komponen yang tidak diperlukan tubuh.

Ada juga saran agar kita mengunyah makanan sampai 30 kali sebelum menelan. Disebutkan bahwa dengan mengunyah pelan bisa membantu tubuh mendapatkan nutrisi terbaik dalam makanan.



Meski begitu, menurut penelitian, dari segi nutrisi sebenarnya tak ada bedanya antara mengunyah pelan-pelan dengan yang buru-buru menelan.
Sistem pencernaan kita dianggap sudah cukup cerdas untuk memecah makanan dan menyerap nutrisinya.
Walau demikian, makan secara perlahan memang terbukti bisa mengontrol nafsu makan. Pada akhirnya berat badan pun gampang melonjak.

Penelitian terbaru menyebutkan, mengunyah perlahan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar tubuh selama proses pencernaan.

Angkanya sekitar 10 ekstra kalori untuk setiap 300 kalori yang diasup. Dalam sebulan, kira-kira tambahan kalori yang bisa dibakar mencapai 2000.

Menurut studi yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition, orang yang obesitas cenderung mengunyah lebih sedikit.




Ketika mereka menambah durasi mengunyah, ternyata kadar hormon yang terkait rasa kenyang dan kepuasan meningkat.
Tindakan sederhana seperti mengunyah makanan dengan perlahan ternyata memang bisa mengendalikan nafsu makan.

"Makan dengan pelan juga membantu kita makan secara sadar dan lebih peka pada sinyal kenyang dari tubuh," kata Meena Shah, profesor nutrisi dari Texas Christian University.

Penelitian selama 8 tahun juga menunjukkan, mereka yang makan dengan pelan berhasil menurunkan berat badannya lebih banyak dibanding orang yang terbiasa makan cepat-cepat.

Walau begitu, cara mengunyah merupakan salah satu faktor saja yang berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Pemilihan jenis makanan dan porsi juga tak kalah pentingnya. Tapi, tak ada salahnya untuk mulai menikmati makanan yang terhidang secara perlahan-lahan.

Sumber:

Sulaeman,ade."Ingin cegah kegemukan?Mudah!Kunyahlah makanan secara perlahan."http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Ingin-Cegah-Kegemukan-Mudah-Kunyahlah-Makanan-Secara-Perlahan?page=3 (Diakses 19 April 2017)

Ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Rabu, 12 April 2017

PENYEBAB KEGEMUKAN


Hidup Sehat


Harus tau apa yang bikin gemuk dan apa solusinya.

A. Perilaku





contoh, kalau mobilnya mogok karena accu nya yg rusak, jgn bensin nya yang diisi full, ya tetep ga jalan !
so Anda mulai paham kan, cara diet yg bener itu yg seperti apa ? bukan yang pake pintu itu ya heheh....( peace )intinya segala nya harus ada dasar alias fondasi yg kuat. Jangan asal menyarankan.

B. Penyebab kegemukan :


1. Makanan.


Mi ayam, gula,bubur ayam, burger, martabak, donat , enak tenan, bikin gemuk, menyumbat pembuluh darah, muka cepet tua, lever berlemak, lemes.
Pembuluh darah tersumbat,stroke ! Perbaikan Pertama :


Mulai hari ini
Tukar karbohidratnya,nasi putih ganti nasi merah, roti putih ganti roti gandum, mie instant ganti spagetti, donat ganti ubi, bubur ayam, ganti oat meal, gula putih ganti gula aren,madu, stevia (tumbuhan manis yg ada di Amerika)
So ajak downline berubah itu dulu.

Rahasia Hidup Sehat :



1. Makan buah 3 x sehari



2. Tuker karbohidrat



3. Makan apapun asal tdk digoreng.
Sate, soto, sop, sate, sop apa aja yg tdk di goreng itu sehat. (asal tidak kebanyakan jg ya….)

Jadi kal Anda tau rahasia ini, sampaikan kepada downline atau pelanggan Anda yang mau diet dan hidup sehat, gandeng program NS, pasti berhasil !

2 dari 3 wanita biasanya tidak percaya diri karena :


1. Kegemukan



2. Kulit kusam,



3. Selulit,

Penyebab selulite itu karena gorengan, gula dan garam. termasuk makanan bungkusan. apalagi gorengan abang-abang yang sering di campur plastic, so STOP GORENGAN !
Tugas kitalah bantu mereka cantik, kulitnya cerah, selulitnya hilang, makin seksi dan bergairah

2. Kurang Aktivitas



Karena banyak orang yang tidak suka berolaharaga, buatlah bagaimana Olahraga itu jadi menyenangkan. Padahal Olaharaga itu bila tau caranya pasti asik, begitu tau, asik banget !
contoh : jalan-jalan ke Mall 1 minggu 3 x pakai sepatu olahraga, menyenangkan ?
Olahraga itu bakar lemak, apalagi kalau habis olaharaga minum teh. hijau dan kopi tanpa gula. kalau punya sakit maag, konsumsi kunyit atau melon dan lidah buaya, sehingga bisa olahraga, habis olahraga bisa minum teh,hijau nya.


3. Hormon


1. Suntik KB


2. Pil KB


3. SUSU gak organic, dimana sapi nya disuntik sehingga susu nya akan mempengaruhi hormon estrogen yang bisa buat tubuh kegemukan.



Alat KB yang tidak berhubungan dengan hormone :

1. IUD ( susuk )



2. Kondom

4. Obat-obatan :




seperti obat gangguan kejiwaan, steroid, so cek obat2an yg Anda minum. Biasanya obat yg mengurangi rasa nyeri / anti sakit,obat anti depresi.


5. TOKSIN :


1. Mercuri, datang dari : udang, kerang, kepiting kecuali ikan, aman. tapi kalau sudah terlanjur dimakan, lakukan detoksifikasi. Karena mengandung mercury mengganggu hormon tiroid, sehingga pembakaran lemak di tubuh tidak sempurna , dan mudah gemuk. Apalagi kerang ijo !


2. Tambalan gigi dari logam ( jaman dulu yg paling murah, bikin kuat dan tahan lama , namun gigi jd hitam ) sehingga hormon jadi terganggu dan menyebabkan kegemukan, solusi, minta ganti tambalan giginya ke dokter langganan Anda. Karena tambalan gigi amalgam ini ada mercurynya, gejalanya mudah kena flus, cepet capek.


6. Penuaan :



Diatas umur 30 tahun, fungsi hormone tubuh manusia mulai turun, pembakaran kalori menurun sehingga fungsi otot menurun, dada, bahu, paha, betis, ototnya turun, makin lama, makin kisut. karena otot mengecil, bila diisi makan yang banyak akan gemuk, kurangi makan juga tetap gemuk. tapi ada terapi hormon dengan FITNESS ( latihan beban) . Bahkan sekarang orang melakukan suntik hormon yg sangat mahal agar meningkatkan fungsi otot.

3 gerakan tangan agar otot tidak turun :

(posisi tangan di genggam) lepas sepatu / sandal.


1. 2 tangan ditarik dari depan dada kearah belakang dengan energy yang kencang. 2 x 8 hitungan

2. 2 tangan di gerakan ke atas lurus, tarik ke bawah, dengan penuh energy 2x 8 hitungan

3. 2 tangan di gerakan kedepan, tarik ke belakang, dengan penuh energy 2x 8 hitungan

cobain d, jamin berkeringat dan otot2nya berasa hehe…..




4. Gerakan pantat, turun, tahan, naik lagi ( kaki menahan agar tdk sampe lantai ) 2 x 8 hitungan.

7. Eksitotoksin



yaitu met cin alias vet sin alias MSG. terutama keripik dalam kemasan yang membuat kita pengen makan lagi dan lagi, solusinya tukar dengan yang sehat ( ada umamitake peyedap dari jamur di supermarket sehat ) atau tidak pakai sama sekali, ganti rempah2 aja.


Berbagai penelitian di luar negeri menyebutkan bahwa MSG adalah sebuah exitotoxin, racun kimia yang dapat merangsang dan mematikan sel-sel otak.

MSG dikaitkan dengan efek kejang, mual, alergi, ruam, sakit kepala, serangan asma, mulut terasa kering, hilang ingatan, memperburuk gangguan saraf degeneratif seperti alzheimer, penyakit Parkinson, Autisme serta ADD (Attention Deficit Disorder), dll.
Sejumlah penelitian menemukan bahwa MSG terkait dengan obesitas, kerusakan jaringan otak, degenerasi makular (pusat retina mata) dan kerusakan hati.


Ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 07 Februari 2017

BAHAYA KEGEMUKAN



   Kebugaran tubuh kita memang tidak sekedar diukur dari angka di timbangan badan. Namun, ada beberapa alasan yang harus Anda pahami agar mau selalu waspada menjaga berat badan. Fakta mengungkap, kelebihan bobot bisa menganggu fungsi tubuh dari ujung rambut hingga kaki.


Kanker

    Rokok merupakan penyebab utama munculnya kanker. Namun, obesitas dan aktivitas fisik yang rendah juga turut meningkatkan risiko terkena kanker. Apalagi kanker merupakan penyakit akibat gaya hidup dan pola makan tidak sehat.
“Kegemukan menjadi faktor utama terjadinya kanker usus dan payudara pada wanita usia menopause,” ujar Kathy Chapman, nutritionist dari The Cancer Council NSW yang dilansir Fitness.Gerakan olahraga mampu menstimulasi fungsi jaringan otot, termasuk usus. Ini menstimulus gerak peristaltik pada usus sehingga sel jahat di usus tidak bersentuhan atau menempel lama di dinding usus yang akhirnya menyebabkan kanker.Hormon yang diproduksi saat Anda berolahraga (endorphin dan testosteron) selain ampuh mengikis lemak, ternyata bisa menekan hormon yang mempercepat tumbuhnya kanker. Pada wanita peningkatan hormone testosteron bisa mengendalikan hormone estrogen yang banyak dimiliki perempuan. Estrogen yang berlebih amat sensitif memicu sel kanker.

Diabetes

     Penderita obesitas memiliki kemungkinkan 4 kali lebih besar terkena diabetes ketimbang yang bertubuh ideal. Kebiasaan makan berlebih dan tidak sehat yang berujung pada kegemukan mendorong adanya penolakan insulin pada tubuh hingga memicu datangnya penyakit diabetes tipe 2.“Obesitas akibat makan berlebih membuat insulin tidak bekerja dengan baik dan melonjakkan kadar gula darah di dalam tubuh. Dampak buruknya, terjadilah diabetes,” ujar Dr.Ngai Wah Cheung, dari Sydney Medical School, Australia.

Penyakit Kardiovaskular

  Kegemukan telah lama menjadi penyebab utama risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan pada area kardiovaskular seperti penyumbatan pembuluh darah. Pemilik “tubuh subur” juga berisiko lebih besar mengalami tekanan darah tinggi. Kecenderungan angka diabetes yang meningkat akibat obesitas makin mengakibatkan masalah besar pada risiko kesehatan masyarakat.“Penelitian kami membuktikan bahwa 70 persen penderita diabetes umumnya meninggal akibat penyakit kardiovaskular yang disebabkan kelebihan berat badan, bukan dari penyakit utamanya diabetes,” tambah Dr. Lyn Roberts, pimpinan Heart Foundation, Australia.

Kesuburan

   “Wanita bertubuh gemuk ternyata juga mengalami kesulitan untuk hamil,” ujar Profesor Rob Norman, Fertility Specialist, University of Adelaide, Australia.“Wanita yang memiliki bentuk tubuh apel, memiliki bobot ekstra di bagian tengah tubuh. Biasanya mereka punya tingkat insulin dan testosterone yang lebih tinggi. Jika ditambah obesitas maka bisa dipastikan akan makin mempengaruhi kesuburannya. Begitu pula jika mereka over exercise, hormon juga menjadi tak stabil. Ini karena hormon testosteron bertambah mengurangi kerja hormon estrogen. Ini dapat memicu sakit jantung dan osteoporosis,” urai Rob.Selain itu kegemukan pada pria bisa menekan fungsi testis hingga berakibat pada level kesuburannya. Ayo, cek body mass index (BMI) Anda dan si dia untuk mengetahui bentuk dan berat tubuh ideal agar bisa menjadi pasangan subur tanpa masalah.

Gangguan Sendi

  Setiap ekstra lemak yang ditimbun di tubuh akan menambah tekanan pada pesendian Anda, tiga kali lipat ketimbang bobot tubuh. Selain itu Dr.Julien de Jager, rheumatologist menambahkan fakta berikut ini.
“Bukan hanya persendian penahan tubuh seperti kaki, lutut, dan pinggang yang terkena dampaknya, tapi juga persendian di tangan dan jari.”
Dampak tubuh tambun juga akan memicu munculnya nyeri di tulang belakang atau punggung. Selain itu, otot bekerja ekstra keras karena harus menahan berat tambahan.
Ayo, segera pangkas lemak dan turunkan bobot tubuh Anda!

Sumber artikel website Denny Santoso

Jika anda ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 
546D27CF
SMS : 081219992862