Tampilkan postingan dengan label lapar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lapar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juli 2017

5 PENYEBAB SERING MERASA LAPAR

Pernakah Anda selalu merasa lapar meskipun baru saja makan? Kalau iya, hal itu bisa saja disebabkan oleh pelbagai masalah medis tertentu.


 Nah, berikut ini lima masalah medis penyebab merasa lapar:

1.Depresi 


Depresi dan kecemasan bisa mempengaruhi mekanisme tubuh saat mengonsumsi makanan. Menurut  Holly Lofton, MD, weight management specialist dan direktur program manajemen berat badan di NYU Langone Medical Center, hal ini bisa dipengaruhi oleh sedikitnya hormon serotonin yang terkandung dalam tubuh. Alhasil, depresi membuat proses makan menjadi kurang nyaman dan efektif.

2. Stres 


Hormon kortisol pasti akan membanjiri tubuh saat stres datang menyerang pikiran. Nah, tingkat kortisol yang tinggi itulah  yang membuat kita merasa lapar.  Bahkan, di saat tubuh tidak membutuhkan kalori. “Kortisol memberitahu otak Anda kalau tubuh belum kenyang, itu sebabnya stres membuat orang makan dengan berlebihan,” jelas  Shanna Levine, MD, clinical educator di Mount Sinai School Medicine.

3. Obesitas 


Makan berlebihan tentu bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Dalam lingkarang “setan” itu, obesitas sendiri juga bisa membuat kita selalu merasa lapar. Apa pasalnya? Kelebihan lemak dapat menyebabkan tingkat insulin tubuh meroket yang membuat selera makan semakin besar.

Tak hanya itu saja, sel-sel lemak juga membuat tubuh kita kurang sensitif untuk menangkap sinyal hormon leptin (hormon yang berkaitan dengan rasa kenyang). “Karena lemak menghasilkan hormon sendiri, obesitasi membuat orang cenderung merasa lapar dibandingkan dengan seseorang dengan metabolisme yang tinggi dan baik,” jelas Levine.

4. Diabetes 


Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama dapat mengacaukan kadar gula dalam tubuh. Akibatnya dapat menimbulkan siklus kelaparan ketika tubuh sedang mencoba mengembalikan kadar gula darah ke tingkat yang normal. Gula darah yang rendah memang dapat memicu nafsu makan, tapi kadar gula darah yang tinggi juga membuat nafsu makan semakin meningkat.

“Yang terjadi pada orang dengan kadar gula tinggi salah satunya adalah sulitnya merasakan rasa kenyang” ujar Levine

5. Dehidrasi 


Di saat kita merasa kelaparan, bisa jadi tubuh salah mengartikan sinyal tersebut. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah kurangnya cairan dalam tubuh. “Pada saat Anda dehidrasi, sebelum kehausan, Anda akan merasakan lapar terlebih dahulu,” Jelas Levine. Cobalah untuk tetap mengonsumsi air biasa atau minuman manis. Tujuannya untuk mensiasati otak disaat ia mulai mengeluarkan sinyal lapar.


Ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

MENGAPA RASA LAPAR BISA HILANG SENDIRI

Pernahkan Anda mengalami lapar, namun sangat malas untuk makan atau sedang tidak ada makanan?

Lalu mengabaikanya cukup lama dengan keyakinan bahwa rasa laparnya akan hilang dengan sendirinya?

Jika ya, Anda tidak sendirian karena hampir semua orang pernah melakukannya.
Namun pernahkah Anda menanyakan mengapa rasa lapar tersebut bisa hilang bila Anda mengabaikannya cukup lama?


Dilansir dari livescience.com, sebenarnya rasa lapar tersebut tidak hilang hanya karena abaikan.Karena dalam suatu titik, rasa lapar itu bisa memukul Anda dengan keras.Ketika seseorang lapar, segerombolan pemicu memberi tahu otak Anda bahwa tubuh Anda membutuhkan makanan.Salah satu pemicunya adalah hormon yang disebut ghrelin.

Menurut sebuah jurnal Fisiologi dan Perilaku tahun 2006, ghrelin adalah satu-satunya zat mamalia yang telah terbukti meningkatkan nafsu makan dan asupan makanan saat dikirim ke manusia.Sebagian besar pasokan ghrelin tubuh dibuat di dalam perut dan duodenum (bagian pertama dari usus kecil).



Setelah dibuat, ghrelin bisa melewati darah otak dan menargetkan bagian otak tertentu yang bisa merangsang rasa lapar.Ghrelin bekerja 24/7. Tingkatnya turun saat kita makan, naik jika belum makan, dan mencapai konsentrasi yang cukup tinggi untuk merangsang rasa lapar.

Leah Groppo, seorang ahli gizi klinis di Stanford Health Care di Palo Alto, California, mengatakan bahwa pada dasarnya orang bisa mengabaikan rasa lapar mereka.

“Caranya dengan mengalihkan perhatian kita dari rasa lapar,” ucap Leah.

“Jika Anda benar-benar fokus, seringkali orang bisa kehilangan rasa lapar itu.”

“Kemudian, dari waktu ke waktu rasa lapar itu akan berkurang karena Anda masih terlalu fokus pada hal lain.”


Namun rasa lapar itu bisa kembali terasa jika Anda mencium aroma makanan atau mengingat betapa laparnya Anda.

Tapi kalau bisa, jangan terlalu sering mengabaikan rasa lapar yah? Makanlah selagi masih bisa.


Sumber:

Asyhad,moh.habib."Mengapa rasa lapar bisa hilang jika kita mengabaikan cukup lama."http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Mengapa-Rasa-Lapar-Bisa-Hilang-Bila-Kita-Mengabaikannya-Cukup-Lama?page=all (Diakses 26 juli 2017)

Ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862