Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Oktober 2017

BOLEHKAH ORANG DIABETES MAKAN SEMANGKA

Apakah semangka mempengaruhi kadar gula darah? Ketika penderita diabetes (diabetesi) makan makanan, insulin dikeluarkan untuk mengubah glukosa dalam makanan menjadi energi.Kadar gula darah tinggi adalah buruk karena bisa meningkatkan risiko beberapa penyakit.Memang, semangka bergizi dan membuat kita tetap terhidrasi.


Tapi, jika Anda penderita diabetes, maka lebih baik bila menjauhi semangka. Atau berkonsultasilah dengan dokter tentang hal itu. Berikut ini beberapa fakta tentang semangka dan kadar gula darah.

Fakta 1.

Untuk menjaga kadar gula darah di bawah kontrol, kita mungkin perlu makan setidaknya 40 – 60 g karbohidrat setiap kali makan.Secangkir semangka setara dengan 14 g karbohidrat, itu berarti kita perlu mengurangi karbohidrat pada makanan lainnya.


Fakta 2.

Indeks glikemik semangka adalah 72. Ini berarti bahwa itu dapat mempengaruhi kadar gula darah kita. Semangka dicerna dengan cepat, yang bisa meyebabkan fluktuasi kadar gula darah.

Fakta 3.

Jika ingin makan semangka, kemudian makanlah makanan yang memiliki indeks glikemik rendah untuk menjaga kadar gula darah stabil.


Fakta 4.

Jika merencanakan makanan yang berdasarkan pada kalori dan karbohidrat dalam makanan lain, berarti kita bisa menikmati semangka juga.

Fakta 5.

Secangkir semangka mengandung hampir 12 g gula, 55 kalori, dan 15 g karbohidrat.
Dianjurkan untuk makan lebih banyak makanan yang mengandung protein atau makanan lain yang memiliki indeks glikemik rendah. Havermut adalah pilihan yang baik. Ini akan menjaga kadar gula darah stabil.



Sumber:

Asyhad,moh.habib."Semangka memang menyegarkan,tapi bolehkah penderita diabetes mengonsumsinya?"http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Semangka-Memang-Menyegarkan-Tapi-Bolehkah-Penderita-Diabetes-Mengonsumsinya?page=all (Diakses 10 oktober 2017)


Ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Senin, 01 Mei 2017

NASI DINGIN BAIK UNTUK PENDERITA DIABETES

Para ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan cara untuk membuat kalori nasi menjadi lebih sedikit, yaitu dengan merebusnya dengan minyak kelapa, lalu mendinginkannya selama setengah hari sebelum makan.
Menurut peneliti Sri Lanka, mengolah beras dengan cara tersebut dapat mengurangi kalori hingga 60 persen.
Mereka mengatakan kepada American Chemical Society, seperti dilansir dari BBC News, bagaima metode membuat pati dalam beras kurang mudah dicerna sehingga tubuh mengonsumsi bahan bakar lebih sedikit daripada yang seharusnya.


Makanan seperti nasi, yang dikenal sebagai karbohidrat, merupakan sumber energi yang baik.
Saat kita memakannya, tubuh kita memecahnya menjadi gula sederhana. Setiap sisa akan disimpan oleh tubuh dan dengan cepat dikonversi menjadi glukosa sesuai kebutuhan.
Terlalu banyak glukosa dalam darah, akhirnya disimpan sebagai lemak.
Para ilmuwan ini bereksperimen untuk melihat apakah mereka dapat mengubah makanan untuk mengelabui tubuh agar tidak menyerap bahan bakar lebih sedikit demi menjaga gula darah, dan kalori yang dikonsumsi lebih rendah.
Peneliti Inggris lalu mamasak pasta dan kemudian pendinginan akan menciptakan puncak glukosa yang lebih kecil.
Meskipun kemudian memanaskan kembali pasta dingin tersebut.
Dan penyidik dari Sri Lanka mengatakan hal yang sama berlaku untuk beras. Mereka menguji 38 varietas padi unguk menemukan cara terbaik untuk meningkatkan sesuatu yang disebut “pati resisten”.
Jenis pati ini lebih tahan terhadap enzim yang digunakan tubuh untuk memecah karbohidrat di usus, yang berarti kurang diserap oleh tubuh.


“Pada nasi yang baru matang, karbohidrat akan lebih mudah dipecah oleh enzim dalam usus dan lebih mudah diabsoprsi atau diserap oleh tubuh. Inilah yang akan membuat kadar gula darah naik. Sementara nasi yang sudah terbentuk kerak atau nasi yang sudah diinapkan akan lebih sulit dalam mencapai zat gizi dari bulir-bulir nasinya untuk dipecah dalam usus, dan akan menjadi lebih lambat diserap oleh tubuh,” jelas dr. Inge Permadi, Ms., SpGK, spesialis gizi klinis dari RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Nasi matang yang dibiarkan dingin pada suhu kamar, tentunya akan membuat bakteri berlipat ganda.


Untuk tujuan tadi, maka nasi matang dibiarkan dingin, lalu disimpan dalam lemari es selama 12 jam.
Pendinginan ini penting karena amilosa, bagian larut dari pati, meninggalkan butiran selama gelatinisasi.
Nah, pendinginan selama 12 jam akan menghasilkan pembentukan ikatan hidrogen antara molekul amilosa di luar butir padi yang juga mengubahnya menjadi pati yang resisten.
Apa enaknya makan nasi dari lemari es?



Nah, memanaskan kembali nasi yang didinginkan, tidak masalah, karena tidak akan mempengaruhi tingkat pati yang resisten.
Meskipun pemanasan kembali nasi matang bisa berisiko karena beberapa ada yang keracunan. Tapi ini sangat jarang terjadi.

Yang jelas, membatasi porsi sesuai kebutuhan akan menjadi lebih penting daripada memusingkan jenis nasi putih mana yang harus dikonsumsi.
Untuk mengontrol kadar gula darah, para penderita diabetes harus mengonsumsi buah dan sayuran agar tercukupi kebutuhan seratnya.
Serat inilah yang akan membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Karena nasi dingin tidak mudah dicerna dalam tubuh sehingga indeks glikemiknya menjadi lebih rendah, akan lebih baik bila memilih karbohidrat dengan indeks glikemik yang rendah.
Dan tetap memenuhi kebutuhan serat, protein, dan lemak. Makan secara teratur, batasi asupan camilan, terutama yang mengandung gula. Dengan pola makan yang sehat dan olahraga teratur, maka gula darah dapat terkontrol dengan baik.
Jangan lupa juga kontrol gula darah secara rutin, untuk membantu menentukan asupan makanan yang akan dikonsumsi.


Sumber:

Asyhad,moh.habib."Makan Nasi Dingin Lebih Baik Dibanding Nasi Panas, Ini untuk Penderita Diabetes dan Mereka yang Ingin Mengontrol Gula Darah!".http://intisari.grid.id/Wellness/Fitness-And-Health/Makan-Nasi-Dingin-Lebih-Baik-Dibanding-Nasi-Panas-Ini-Untuk-Penderita-Diabetes-Dan-Mereka-Yang-Ingin-Mengontrol-Gula-Darah?page=all (Diakses 2 Mei 2017)

Ingin hidup sehat





Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Kamis, 20 April 2017

KOPI BISA MENGUSIR DIABETES

Minum kopi ternyata bisa membantu mengurangi risiko diabetes. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong, Cina, terkuak adanya tiga senyawa yang terkandung dalam kopi yang dapat memblokir zat beracun dan membangun protein yang baik untuk mencegah kerusakan insulin.



Inilah yang menyebabkan para peneliti percaya bahwa ekstrak kopi yaitu kafein, asam caffeic, dan asam khlorogenik dapat membantu mengembangkan pengobatan diabetes yang efektif.

"Kami menemukan tiga senyawa kopi utama yang dapat membalikkan proses beracun dan dapat menjelaskan mengapa minum kopi dapat dikaitkan dengan rendahnya risiko diabetes tipe 2," jelas pemimpin penelitian, Kun Huang.

Penelitian baru yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistryini seakan mendukung penelitian sebelumnya yang menemukan orang yang minum empat atau lebih cangkir kopi sehari memiliki risiko 50 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2.
Para peneliti sekarang berencana untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada hewan dan manusia untuk lebih memahami hubungan antara konsumsi kopi dan risiko diabetes.
Diabetes telah menjadi penyakit degeneratif mematikan, bahkan mempengaruhi 2,8 juta orang di Inggris dan diperkirakan satu juta lebih orang yang memiliki kondisi tersebut tidak menyadarinya. Diabetes tipe 2 juga sering dikaitkan dengan obesitas meski dapat dikontrol dengan mengikuti pola makan yang sehat dan rutin memantau glukosa.

Sumber:

Fenny,christian."Kita Bisa Lo Mengusir Diabetes dengan Secangkir Kopi".http://intisari.grid.id/Wellness/Healthy-Food/Kita-Bisa-Lo-Mengusir-Diabetes-Dengan-Secangkir-Kopi (Diakses 21 April 2017)

Ingin hidup sehat





Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 07 Februari 2017

NUTRISHAKE MENCEGAH DIABETES


  Nutrishake memungkinkan Anda mempertahankan gula darah pada level stabil berkat kualitas Indeks Glikemik-nya yang rendah.


Indeks Glikemik (GI)


  Indeks Glikemik makanan menjelaskan bagaimana dan sejauh mana level gula darah meningkat karena konsumsi karbohidrat. GI relatif dengan perubahan level gula darah yang disebabkan oleh glukosa murni (GI 100).Makanan dengan GI rendah (<55) mengandung karbohidrat kompleks atau ‘lambat’ yang memberikan peningkatan level gula darah yang lambat dan tahan lama serta energi yang tahan lama pula. ( kenyang lebih lama).GI nya Nutrishake hanya ; 28.Makanan dengan GI tinggi mengandung karbohidrat sederhana atau ‘cepat’ yang memberikan peningkatan level gula darah yang cepat dan tinggi, yang dengan cepat menurun lagi sehingga menimbulkan rasa rendah energi. ( cepet lapar lagi )

Jika anda ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

AKIBAT DIABETES MELITUS



1. Kerusakan pembuluh darah, strok dan penyakit kardiovaskuler lainnya.

2. Serangan jantung Dan Berbagai jenis penyakit jantung lainnya. (resiko 2 kali lebih besar)

3. Mempengaruhi tingkat kepadatan tulang sehingga menyebabkan penyakit Osteoporosis

4. Gagal ginjal atau kerusakan pada ginjal karena Semakin tinggi glukosa dalam darah semakin berat kerja ginjal,ini merupakan efek buruk Dimana yang paling berbahaya selain penyakit kardiovaskuler.

5. Bisa menyebabkan glaukoma hingga kebutaan permanen

6. Kerusakan saraf (neuropati)Mempengaruhi mood penderita dan perubahan pada suasana hati,infeksi kulit dan gusi,dan kekebalan tubuh menurun. Respon tubuh biasanya berkurang dalam memperbaiki kerusakan pada jaringan.


7. Kemandulan, Diabetes yang tidak terkontrol bisa mempengaruhi kesuburan dan disfungsi ereksi pada pria.

GEJALA DIABETES


1 | Mati rasa


     Pada banyak kasus diabetes yang menimpa sebagian orang, hampir seluruhnya mengalami gejala berupa mati rasa. Adapun bagian tubuh yang sering merasakan mati rasa (kebas) atau kesemutan adalah tangan, kaki, beserta jari-jemarinya. Peringatan awal diabetes ini terjadi karena peningkatan kadar gula darah, membuat serabut saraf mengalami kerusakan.

2 | Lebih sering buang air kecil


    Penderita diabetes sering mengatakan dirinya mengalami peningkatan dorongan ingin buang air kecil. Jika sewaktu-waktu Anda mengalami hal serupa, coba konsultasikan sedini mungkin pada dokter agar mendapatkan perawatan lebih cepat dan terkontrol.

3 | Berat badan berkurang


      Menjadi kabar baik bagi orang yang bermasalah dengan kegemukan maupun obesitas. Tetapi, melihat faktor pemicu turunnya berat badan adalah karena diabetes, tentu membuat Anda semakin khawatir. Terjadinya penurunan berat badan ini memang berhubungan erat pada penderita, sebab tubuh tidak mampu menyerap glukosa (sumber energi tubuh) dengan benar.

4 | Nafsu makan meningkat


    Bertambahnya rasa ingin makan bisa menjadi tanda lain dari diabetes. Rasa lapar ini tidak bisa dikendalikan, sebab sinyal lapar yang dikirim oleh tubuh ini harus dipenuhi keinginannya agar semua sel menjadi berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan glukosa yang lebih banyak.Rasa lapar tersebut bukan karena sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa dari makanan, melainkan karena makanan yang sudah ditelan tidak apat masuk ke dalam sel untuk dipakai dalam proses metabolisme, sehingga timbul lah respon tubuh seperti lapar.

5 | Penglihatan mulai kabur atau buram


     Masalah seperti ini seringkali menjadi keluhan umum penderita diabetes tipe 2. Penglihatan menjadi kabur atau buram atau tidak jelas seperti biasanya, terjadi akibat kadar glukosa melonjak naik, sehingga merusak pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk ke mata. Kondisi ini bisa mengubah bentuk lensa dan mata.Kabar baiknya, gejala ini reversibel (dapat kembali normal) seiring dengan berkurangnya kadar gula darah hingga batas wajar. Namun, bila gula darah tetap tinggi kelainan pada mata ini bisa berujung pada kebutaan permanen.

6 | Masalah kulit


     Diabetes memengaruhi sirkulasi darah, dan membuat kelenjar keringat mengalami disfungsional, sehingga membuat kulit menjadi bersisik, terasa gatal, kering, dan iritasi. Gejala yang satu ini cukup sulit dideteksi sebagai diabetes, karena banyak penyebab lain yang membuat kulit bermasalah seperti ini.

7 | Kelelahan dan cepat emosi


     Rasa lelah ini muncul bukan tanpa sebab. Ketika tidur, penderita diabetes akan tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Kerap kali bangun untuk berkemih dan minum air, sehingga proses tidur terganggu alias tidak berkualitas. Keesokan harinya tubuh mengalami kelelahan dan tak jarang mengundang emosi.

8 | Rasa haus


    Tadi telah disebutkan bahwa ciri-ciri penderita diabetes adalah sering buang air kecil. Peningkatan dorongan untuk berkemih akan memengaruhi cairan yang berada di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan memberikan respon berupa rasa haus dengan tujuan mengembalikan cairan yang hilang.

9 | Proses pemulihan luka yang lambat


    Terdapatnya luka ketika kondisi tubuh sedang tidak baik, seperti kelebihan gula darah membuat sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi tidak normal. Hal ini tentu mempengaruhi laju pemulihan luka atau memar, akan memakan waktu lebih lama dari biasanya.

10 | Gangguan pada gusi


       Dari kejadian-kejadian yang sudah berlalu, penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan gusi. Seperti misalnya gusi menjadi merah, mengalami pembengkakan, dan iritasi. Bahkan ada yang merasakan gusinya menyusut dari gigi dan terjadilah infeksi gusi.


11 | Infeksi jamur


       Diabetes memengaruhi sistem kekebalan tubuh penderitanya. Tubuh akan rentan terhadap serangan berbagai bakteri dan jamur (candida). Semakin banyak jumlah bakteri atau jamur yang masuk ke dalam tubuh selama sistem imun tidak siap untuk membentengi tubuh. Jika sudah demikian, contoh masalah yang patut diwaspadai, khususnya bagi wanita adalah mengalami keputihan akibat infeksi candida (jamur).

Jika anda ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

FAKTOR RISIKO DIABETES


1. Riwayat Keluarga

    Faktor keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena sebab genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan.Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup ada harapan Anda akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.

2. Obesitas Atau Kegemukan

    Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi ( kebal ) terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin.
Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori !

3. Usia Yang Semakin Bertambah

    Usia diatas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.

4. Kurangnya Aktivitas Fisik

   Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas.Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

5. Merokok

    Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek termasuk terhadap resiko seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus.Jadilah orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggap bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh Anda.Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya.

6. Mengkonsumsi Makanan Berkolesterol Tinggi

     Makanan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi untuk seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Batasi konsumsi kolestorol Anda tidak lebih dari 300mg per hari. (seafood, telur puyuh ( telur kuning nya ))

7. Stres Dalam Jangka Waktu Lama

    Kondisi stress berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin. Disamping itu stress bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin.Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. Banyak-banyaklah untuk selalu beribadah kepada Tuhan dalam setiap menghadapi masalah hidup.Bergantunglah hanya kepada Tuhan dalam setiap lika-liku kehidupan agar pikiran tenang dan beban terasa ringan.

8. Hipertensi Atau Darah Tinggi

    Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan resiko untuk Anda terserang penyakit diabetes melitus. termasuk makan yang di goreng.

9. Kehamilan
    Pada saat hamil, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insulin. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan.Namun demikian menjadi sangat berisiko terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.

10. Ras

    Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilawah Asia jauh lebih tinggi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.

11. Terlalu Sering Konsumsi Obat-Obatan Kimia

      Konsumsi obatan kimia dalam jangka waktu yang lama diyakini akan memberikan efek negatif yang tidak ringan. Obat kimia ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi mengobati di sisi yang lain mengganggu kesehatan.Bahkan tidak sedikit kasus penyakit berat seperti jantung dan liver serta diabetes diakibatkan oleh terlalu seringnya mengkomsumsi obat kimia.

     Salah satu obat kimia yang sangat berpotentsi sebagai penyebab diabetes adalah THIAZIDE DIURETIK dan BETA BLOKER. Kedua jenis obat tersebut sangat meningkatkan resiko terkena diabetes melitus karena bisa merusak pankreas.


Saran kami: Hindarilah obat kimia sebisa mungkin. Kembalilah kepada obat-obatan herbal. Jadikanlah obat kimia sebagai alternatif terakhir dan sifatnya darurat.Jangan sampai Anda baru sakit sedikit langsung telan obat kimia. Cobalah terapi setiap penyakit yang Anda derita dengan ramuan herbal terlebih dahulu maka akan lebih aman dan dalam jangka panjang akan mengoptimalkan kesehatan Anda secara menyeluruh


Jika anda ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

PENYEBAB DIABETES



Penyebab Diabetes Tipe 1

   Diabetes tipe 1 berkaitan dengan kerusakan sel beta pulau-pulau Langerhans dalam pankreas.Kondisi ini menyebabkan terhentinya pasokan insulin untuk tubuh, dan belum ada teknologi medis atau obat tertentu yang bisa memperbaiki fungsi pankreas.Kerusakan semacam ini bisa menyerang anak-anak maupun orang dewasa dan bisa terjadi karena faktor genetis.Penderita diabetes tipe 1 selama hidupnya harus menerima suntikan insulin dari luar tubuh.


Penyebab Diabetes Tipe 2

  Diabetes tipe 2 terjadi hanya pada orang dewasa, karena merekalah yang umumnya mengalami obesitas.

Apa kaitan obesitas dan diabetes?

 Penderita diabetes tipe 2 mampu menghasilkan insulin, namun jumlah insulin ini tak mecukupi karena ada komplikasi-komplikasi yang disebabkan oleh obesitas, misalnya tingginya kadar lemak darah, baik kadar kolesterol maupun trigliserida.Kondisi inilah yang dinamakan resistensi insulin.Pankreas mampu memproduksi insulin, tapi sel tubuh tak bisa menyerap gula darah yang dibutuhkan.Oleh karena itu, terjadilah poliuri (sering buang air kecil dalam volume banyak), Polidipsi (sering merasa haus), dan Polifagi (sering merasa lemas).

Jika anda ingin hidup sehat
Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin :
546D27CF 
SMS : 081219992862

DIABETES DAN GULA DARAH

Diabetes adalah Gangguan metabolisme yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemi, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik yang disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya.





Berikut kriteria Diagnostik Gula Darah ( mg/dl )
Dites dalam keadaan Puasa dan Sewaktu :



Puasa

Bukan Diabetes bila < 100
Pra Diabetes bila berada di 100 - 125 
Diabetes bila berada di > atau sama dengan 126


Sewaktu

Bukan Diabetes bila < 100
Pra Diabetes bila berada di 100 - 199 
Diabetes bila berada di > atau sama dengan 200


   Lakukan test sebaiknya tidak dengan menusukan jarum saja ke jari, lebih akurat bila di lakukan pengambilan darah dari pembuluh darah di lengan ke laboratorium dan di cek berkala minimal 3 bulan 1 kali.
   

    Gula darah harus stabil, ukuran nya adalah 80 – 110 mg / dl ( miligram per desi liter) tidak boleh ketinggian, tidak boleh kerendahan, harus normal, seperti tabel yang berwarna hijau.

Berikut penjelasan tentang cara kerja Pankreas dan Liver / hati kita dalam mengatur kadar gula darah di dalam tubuh kita:

> Saat kita kelaparan, atau kondisi gula darah rendah, seperti di gambar sebelah kanan, dimana hanya ada 3 butir gula darah ( ilustrasi saja ) maka oleh pankreas akan bekerja, memerintahkan live untuk mengeluarkan cadangan gula darah yang ada pada liver.Sehingga masuk kembali ke dalam aliran darah kita sehingga kadar gula darah kita menjadi normal kembali.Itu kenapa, walau dalam kondisi lapar terkadang kita masih bisa konsentrasi, berjalan mengejar bis dll.

>Sebaliknya apabila kita makan terlalu berlebihan glukosa, misal habis makan padang, minum teh manis, makan kue tart, nah...kadar gula darah didalam darah kita akan meningkat, oleh pankreas dia akan bekerja menetralkan nya, caranya dia akan memerintahkan insulin untuk mengambil kelebihan itu dan menyimpan nya kedalam liver untuk menjadi cadangan gula darah kita.

    Nah temen2, terbayang ya betapa luar biasanya kerja si Pankreas dan liver ini karena dua organ ini sangat penting, sayangi mereka, rawat mereka agar mereka tidak rusak / ngambek, tidak mau bekerja semestinya.


Caranya : hindari makanan berlemak dan makan obat2an yg mengandung kimia.

Jika anda ingin hidup sehat

Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Rabu, 21 Oktober 2015

Penderita Diabetes : Gula darah saya terkendali karena Nutrishake


Orang Nyata Hasil Nyata.

"Saat saya berusia 40 tahun saya divonis menderita penyakit Diabetes Melitus akibat pola makan yang tidak sehat.

Ditahun 2012, gula darah saya sangat tinggi (300-400 mg/dl) dan menyebabkan saya harus masuk ke rumah sakit dua kali bahkan harus menjalani operasi dua kali karena terkena radang saluran pencernaan.

Oleh dokter spesialis yg menangani, saya disarankan untuk benar-benar menjaga pola makan.
Saya tidak mau terkena penyakit itu lagi. Bersyukur saya tahu tentang Nutrishake dan Wellbeing Roadmap.
Karena saya tahu Nutrishake mempunyai glikemik indeks yg rendah (GI 28) , saya mulai rutin meminumnya dan mengikuti Wellbeing Roadmap.

Ternyata gula darah saya dapat dikendalikan. Sekarang gula darah saya kurang dari 150mg/dl.

Saya sangat bersyukur dan berterimakasih pada Oriflame yang sudah mengeluarkan produk Nutrishake yg sangat luar biasa ini.


Penyakit Diabetes sudah tidak perlu ditakuti lagi berkat Nutrishake.

NUTRISHAKE every day every where"

Ingin Produk Luar biasa ini? 
Hubungi : Santy Marlina (Lina) 
SMS/WA : 081219992862
PIN : 546D27CF



Selasa, 13 Oktober 2015

Batasan Gula Pada Tubuh


Tahukah Anda?


Batasan asupan gula berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 30/2013 adalah 100 – 200 Kal atau 50 gram gula perhari atau setara dengan 4 sendok makan. 
Konsumsi gula lebih dari itu meningkatkan resiko terkena penyakit Diabetes dan Obesitas. 
Pilihlah makanan dan minuman yang memiliki kadar kalori yang rendah sehingga aman untuk kesehatan Anda. 
Kalori Nutrishake adalah 70 Kalori, sehingga sangat tepat dikonsumsi untuk makanan atau minuman sehari-hari yang rendah kalori.



Beli 4 box NutriShake GRATIS 1 box + Madu Tesso Nilo 


Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862
www.mamaberbisnis.com/santymarlina